Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

MTs. Nurul Huda Bulusari, Ajarkan Siswa Berbagi Takjil, Tanamkan Nilai Peduli di Bulan Ramadhan



Pasuruan, Pojok Kiri
Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan, terutama kepada generasi muda. Salah satunya dilakukan oleh MTs. Nurul Huda Bulusari. Pada kamis (20/3/2025), Siswa- siswi sekolah ini berbagi takjil gratis kepada pengguna jalan di depan sekolahan jl. Raya Bulusari kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan.

Langit cerah, terik matahari menyengat, tak menyurutkan semangat para siswa-siswi MTs. Nurul Huda Bulusari untuk berbagi takjil.
Dengan didamping guru, para siswa belajar bekerja sama dalam menyiapkan takjil, yang kemudian mereka tampak antusias berbagi kepada pengendara yang melintas di jalan Raya Bulusari, atau tepat di depan sekolah mereka. Hal ini membantu meningkatkan rasa solidaritas dan tanggung jawab sosial di antara mereka.

Pengguna jalan sontak melambatkan kendaraannya, mengetahui di depannya ada kegiatan bagi Takjil. Tanpa di komando mereka antri dengan rapi menunggu giliran mendapatkan paket takjil yang di bagi oleh siswa-siswi Mts Nurul Huda.

"Sontak saya langsung antri, kebetulan mau beli takjil di pasar, "ucap Arie.

Menanggapi kegiatan ini, Arie, Sekdes Bulusari sangat apresiasi, karena kegiatan ini sangat bagus, anak-anak kita memberi contoh nyata kepada masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Islam yang diajarkan di sekolah. 

Dengan kegiatan positif seperti ini, diharapkan dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal serupa di lingkungan mereka masing-masing.

Kepala Sekolah, MTS Nurul Huda Bulusari, Hj. Lianatus Sholiha, S.Ag, bahwa kegiatan ini tiap tahun selalu diadakan, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa pembiasaan anak-anak untuk sodakoh. Disamping itu juga mengenalkan bahwa PPDB sudah berjalan di MTS Nurul Huda Bulusari ini.

"Intinya kita itu menumbuhkan rasa berbagi sejak dini, supaya bisa terbiasa berbagi dengan orang lain, walaupun itu tidak seberapa. Biar membiasakan anak-anak itu untuk ada rasa berbagi dengan orang lain."tutur kepala sekolah.

Menurutnya berbagi takjil bertujuan untuk menjadi inspirasi bagi siswa agar menjadi pribadi yang lebih peduli dan berempati. Para siswa diharapkannya dapat belajar tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama.

"Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat untuk mengembangkan nilai-nilai kebaikan dan peduli terhadap masyarakat sekitar," katanya.

Puluhan siswa yang terdiri dari pengurus OSIS terlibat dalam kegiatan ini, dengan total takjil yang dibagikan mencapai 500 paket. 

Di jelaskan kepala sekolah, bahwa sebelum puasa kemarin, para siswa dari pengurus OSIS seksi keagamaan yang sudah menyiapkan jauh-jauh hari dengan mengumpulkan melalui kaleng sodakoh. 

"Teman-temannya yang dari pengurus OSIS, mereka mencoba untuk membuat, macam kaleng sodakoh (kotak amal) dikumpulkan, hasilnya diwujudkan seperti ini. "Ujarnya.

Kegiatan rutin yang sudah berjalan 10 tahun lebih ini murni kegiatan siswa, dan sengaja tidak menerima bantuan dari donator, hanya dari siswa siswi Mts Nurul Huda Bulusari, wujud kepedulian empati siswa. 

"Bagi takjil ini merupakan program mereka diseksi keagamaan, bahwa untuk mepersiapkan bulan romadhon kita untuk bagi bagi takjil untuk anak-anak peduli kepada masyarakat, "ungkap Hajah Lianatus Sholiha.

Kegiatan berbagi takjil ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa. Mereka belajar untuk memberi tanpa mengharapkan imbalan, yang merupakan esensi dari sikap altruistik. Selain itu, siswa juga menjadi lebih peka terhadap kebutuhan orang lain dan belajar menghargai kondisi kehidupan yang berbeda.

Kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana transformasi nilai-nilai Islam di kalangan masyarakat luas. Tindakan amal yang dilakukan secara bersama-sama akan memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis.(Syafi'i/Yus).